Level of Confidence in Business and Online Store

e-commerce

Bisakah usaha online membuat anda kaya raya? Ada yang bilang tidak. Tapi kenyataannya “Ya”! lalu muncul pertanyaan : berarti menjual apapun di internet lebih mudah ketimbang secara offline donk? Jawabannya : belum tentu pada kenyataannya, banyak orang yang mempunyai usaha, lalu buat web store, tidak dimaintain, ya hasilnya akan sama aja, tidak membuat anda kaya. Lho, kenapa demikian? Kita bahas disini ya..

Karakter Calon Konsumen

Pada dasarnya proses pembelian online dan offline tidak jauh berbeda. Hanya saja yang membedakan “media” dan “waktu” nya. Kalau offline, anda bisa pegang langsung, rasakan, tawar menawar, terjadilah transaksi “deal” dan diakhiri dengan pembelian. Kalau online, anda hanya lihat gambar di internet, meraba-raba bentuknya seperti apa, jika deskripsi cukup jelas dan harganya cocok, baru melakukan transfer kepada si penjual dan diakhiri pengiriman barang kepada si pembeli.  Intinya, calon pembeli sama-sama ingin mendapatkan suatu produk atau jasa yang bisa memberikan solusi atau mendatangkan keuntungan bagi mereka.

Sehingga, dalam transaksi pembelian Online, semua konsumen mempunyai keraguan yang besar. Segudang pertanyaan yang ada di benaknya. Sayapun mengalami hal yang serupa, layaknya seorang konsumen. Apakah barang yang ditawarkan benar-benar ada? Apakah data si penjual bisa dipercaya? Dsb..dsb.

Bahkan, ketika sudah terjadi transaksi-pun, konsumen masih menyimpan seribu keraguan yang mendalam. Apalah benar barang saya dikirim? Kan saya sudah bayar? Ratusan ribu pula? Bagaimana kalau barangnya gak jadi dikirim? Saya rugi dong? Dsb.. dsb..

Saya-pun mengalami perihal sebagai penjual. Barang datang terlambat, dikarenakan dari pihak kurirnya. Setiap jam saya bisa dihujani pertanyaan via sms (yang memang pada waktu itu nomor yang digunakan hanya bisa dihubungi via SMS). Rasa was-was yang berlebihan membuatnya tidak henti menanyakan barang yang sudah dibeinya terus-menerus.

Kita juga perlu mengetahui cara pikiran merespons sesuatu yang masih tanda Tanya. Jadi, ketika calon konsumen meragukan anda, pada dasar pikirannya kemudian berkembang dan menciptakan gambaran lengkap. Mungkin bisa saja dalam benaknya Anda dianggap tidak bisa dipercaya.

Hanya saat ketika Anda mampu menciptakan kesan yang positif, maka otak konsumen Anda akan menciptakan kesan positif yang bisa saja melampaui kondisi yang sebenarnya.

Konversi melihat -» membeli

Seperti kita ketahui karakter konsumen online, selalu memiliki keraguan yang sangat besar, masih mempertanyakan barang dan diri kita pribadi.
Untun menghilangkan keraguan2 tsb, baiknya kita menciptakan image positif untuk diri kita sendiri. Jika citra positif sudah terbentuk terhadap diri kita, barulah kita mempunyai potensial menjual secara online.

Bagaimana sih menciptakan image positif itu?
Misalnya saja, selalu merespons semua pertanyaan dengan baik, selalu memperlakukan customer tanpa pandang gender, dsb.

Tidak semudah itu kepercayaan customer bisa kita raih. Semakin tinggi nilai suatu transaksi, semakin tinggi juga keraguan customer terhadap kita. Bener gak sih, ada barangnya yang kita jual? Dsb.
Penjualan online yang bernilai rendah, masih dalam ratusan ribu, masih bisa dilakukan tanpa ada pertemuan. Ibaratnya sepahit2nya penjual tersebut menipu, ya si customer tidak rugi2 amat.
Tapi, sebaliknya jika ratusan juta (katakanlah 200juta, pembelian mobil atau rumah), biasanya kita sebagai penjual harus rela menyediakan waktu kita untuk bertatap muka, supaya menumbuhkan kepercayaan customer terhadap kita (sosok penjual yang baik)

Oleh karena itu, ciptakanlah image positif terhadap diri anda, berusaha memenuhi apa yang menjadi ‘kebutuhan’ customer.
win-win solutions.

Karena sekali customer merasa kecewa, efeknya akan menjadi luar biasa. dan akan membawa dampak negatif juga terhadap toko kita.

Selamat berjualan ya🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s