Tips : Berbatik dengan Sehat

Saat ini batik bukan lagi menjadi pakaian formal saja. Tapi kehadiran busana batik sudah mulai diterima oleh kalangan muda. Hal ini menjadi dasar utama para designer gencar untuk merancang busana bernuansa batik untuk kalangan remaja dan muda, termasuk saya salah satunya J, sehingga banyak model, design dan warna yang menarik. Serta tak ketinggalan modelnya selalu uptodate mengikuti perkembangan jaman.

Salah satu produsen batik yang telah eksis sejak tahun 2004 adalah Batik Putra Amalia. Untuk memperluas pasarnya, Batik Putra Amalia mengeluarkan lini baru bernama Vie Batik di tahun 2009.Dengan keunikan motif yang disesuaikan dengan perkembangan mode masa kini, Vie Batik terbukti menunjukkan eksistensinya dengan mengikuti berbagai ajang pameran. Ciri khasnya yaitu proses pewarnaan dengan cara menyemprotkan bahan pewarna alami ataupun kimia tanpa mencelupkannya.

Mungkin kedengarannya aneh ya, berbatik dengan sehat itu apa sih?🙂

Masyarakat perlu diberikan pengajaran, untuk dapat membedakan mana yang tekstil bermotif batik, mana yang batik cap ataupun tulis. Jadi, tekstil bermotif batik itu tidak sama dengan baju batik. Karena pengerjaannya memerlukan tenaga yang sangat ekstra.

Dari sekian banyak motif dan design baju batik, tidak semuanya bisa cocok dengan kita. Jadi kita harus pintar-pintar memilih dan me-mix and match-kan sesuai dengan bentuk tubuh dan kulit kita.

Ada tipsnya untuk berbatik dengan sehat itu :

1.   Kulit gelap

Untuk fashionista yang berkulit gelap, sebaiknya hindari batik dengan corak warna gelap. Alternatifnya, bisa memilih batik dengan warna-warna cerah seperti batik Madura, batik garut, dsb. Warnanya pun yang cerah seperti : batik warna merah, ungu atau hijau berlatar putih.

2. Motif

Pemilihan motif juga disesuaikan dengan bentuk tubuh kita. Jika kamu mempunyai tubuh besar, sebaiknya hindari batik dengan motif bunga besar karena yakinlah motif tersebut akan membuat kamu bertambah besar. Tapi carilah batik dengan motif bunga kecil, agar penampilan terlihat lebih ramping dan cantik.

3. Model busana

Faktor model busana bisa menjadi penentu penampilan. Penampilan akan terlihat lebih trendy dan chic, jika kamu mengenakan busana (dress) atasan berlengan pendek dengan potongan sederhana. Untuk bawahnya, bisa mengenakan rok atau celana motif polos, yang senada dengan batik kamu🙂

4.  Aksesoris etnik

Jangan lupa kenakan aksesoris bernuansa etnik (bebatuan). Akan menambah penampilan kamu makin trendy.

Intinya, kenakan busana batik yang sesuai dengan karakter atau ciri khas kamu, sesuai dengan bentuk tubuh dan warna kulit kamu, sehingga apapun yang kamu kenakan, akan selaku terlihat trendy di setiap occasion🙂

Dan ingat ya, jika kamu batik lovers, kenakan batik tulis ya, bukan tekstil bermotif batik. Untuk melestarikan budaya bangsa Indonesia🙂

Source : Vie Batik, Lifestyle, Fashion Pro Magazine

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s