Indonesia – Korea Week | Ritz Carlton | 11 – 16 Oktober 2010

Indonesia dan Korea Selatan memanfaatkan jalur budaya untuk mempererat kerja sama ekonomi kedua negara.

Indonesia_Korea Week in 2010

Acara Indonesia-Korea Week yang akan berlangsung dari 11 Oktober sampai 16 Oktober 2010 ini merupakan acara pertukaran kebudayaan antara kedua negara tersebut. Pembukaan acara ini berlangsung cukup meriah, Senin (11/10), di Grandballroom Hotel Ritz Carlton, Jakarta.  Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Kim Ho-young, sangat menikmati acara yang sudah berlangsung untuk kedua kalinya ini.

Beragam acara digelar pada Indonesia-Korea Week tersebut, diawali dengan pagelaran busana yang menampilkan hanbok, busana tradisional Korea, dan Batik dari Indonesia, pertunjukan film, konser persahabatan, pameran foto, pertunjukan musik, acara olah raga, juga tidak ketinggalan festival makanan yang diselenggarakan di beberapa tempat di Jakarta. Kita akan mengawali Pekan Indonesia-Korea dengan berbagai macam kebudayaan Korea dipertunjukkan di Jakarta untuk mempererat hubungan politik dan ekonomi kedua negara,” kata Dubes Kim dalam sambutannya.

Kim Ho-young juga sangat terkesan dengan keindahan tradisi Indonesia. Salah satunya adalah hasil karya batik yang dipadukan dengan baju tradisional Korean Hanbok. “Saya sangat terkesan dengan keindahan batik. Awalnya saya pikir batik tidak akan cocok jika dipadukan dengan Korean Hanbok, ternyata dugaan saya salah. Saya benar-benar menyukai kolaborasi antara batik dan hanbok ini, menakjubkan,” kata Ho-young yang telah mempu menguasai bahasa Indonesia ini saat diwawancarai Liputan6.com.

Ia juga mengatakan bahwa Indonesia adalah teman lama yang belakangan ini punya banyak kerja sama dengan mengutip pepatah lama Korsel “Untuk pakaian, baju terbaru lebih baik, namun untuk persahabatan, teman terlama yang lebih baik.” Hubungan Indonesia-Korsel yang telah terjalin sejak tahun 1973 direkatkan lewat pembentukan Kemitraan Strategis pada 2006 lewat kunjungan Presiden Roh Moo-hyun ke Jakarta pada 4-6 Desember 2006 yang mencakup kerja sama di bidang politik, ekonomi, dan pertahanan. Sejak saat itu, masing-masing presiden telah bertemu sebanyak lima kali untuk membentuk agenda dan proyek kerja sama baru.

Pertemuan terakhir kedua kepala negara adalah saat Presiden Lee Myung Bak mengunjungi Indonesia pada 6-8 Maret 2009 dengan penandatanganan beberapa kesepakatan di bidang teknologi, kehutanan, pendidikan, energi, perikanan, dan industri pertahanan.

Belum lama ini yaitu pada tanggal 10-13 Juli 2010, Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal Gita Wirjawan juga berkunjung ke Korsel untuk melakukan temu bisnis dengan pengusaha Korsel dan menghadiri High Level International Converence di Daejon dengan hasil dua perusahaan Korsel yaitu Pohang Iron Steel Corporation dan Hancook, perusahaan ban Korea akan berinvestasi di Indonesia.

Total investasi perusahaan Korsel di Indonesia pada 2009 adalah sebesar US$624,6 juta dengan permintaan di sektor industri berteknologi tinggi seperti baja, teknologi informasi, hiburan, dan konstruksi.

Untuk perdagangan, pada 2009, Indonesia menikmati surplus perdagangan sebesar US$3,4 juta dengan total perdagangan sebesar US$12,8 dengan besaran ekspor lebih banyak dari sektor non migas seperti ekspor hasil hutan, pertanian, dan perikanan membuat Korsel menjadi negara tujuan ekspor terbesar ketujuh.

Sementara itu Indonesia juga banyak mendapat suplai barang elektronik, rumah tangga, dan otomotif dari Korsel yang menjadikannya sebagai negara keenam pengimpor barang non-migas bagi Indonesia.

Di samping terus mengeksplorasi angka-angka tersebut, pemerintah Korea pun bermaksud untuk membangun Pusat Kebudayaan Korea di Jakarta pada akhir tahun ini agar dapat berfungsi sebagai pusat pertukaran kebudayaan Indonesia-Korea.

Hal ini sejalan dengan pernyataan Taufik Kiemas, ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang juga menjadi Penasihat Kehormatan World Overseas Korean Traders Associations (World OKTA) yang dalam sambutannya berharap agar hubungan kedua negara tidak hanya terselenggara pada tingkat pemerintahan tapi juga mendorong hubungan antarmasyarakat.

Pekan pertukaran budaya Indonesia-Korea akan berlangsung hingga 16 Oktober mendatang. Acara diisi di antaranya:

1. Welcome dinner & Batik Hanbok Fashion Show (TIKET)

Tanggal, waktu : 11 Oktober, 06.30-20.30 WIB

Lokasi : Grand Balroom, The Ritz Carlton Hotel

2. Pemutaran film-film Korea yang berlangsung 11-16  Oktober di Blitzmegaplex, Grand Indonesia, Jakarta

3. Korean Movie Festival (TIKET)

Tanggal : 11-16 Oktober

Lokasi : Blitz Megaplex Grand Indonesia Judul Film yg akan ditayangkan menyusul

4. Indonesia – Korea Friendship Sharing Concert 2010 (TIKET)

Tanggal, waktu : 12 Oktober, 18.30 WIB

Lokasi : Senayan Indoor Tennis Stadium

Penampilan : SHINee, Son Ho Young, Sherina, Gita Gutawa, GIGI,Nonverbal Joint Performance of Rock and Korea Traditional Percussion Instruments Beat di Balai Kartini, Jaksel

5. Job Festival 2010 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

      Job Fair (DAFTAR)

      Tanggal, waktu : 14 Oktober, 09.00 – 18.00 WIB

      Lokasi : Tennis court, Senayan

      Pendaftaran :

      Phone +62 21 527 2612 (HRD Korea) Fax +62 21 527 2613 E-Mail apple957@hanmail.net

      6. Korean Indonesia 2010 Cultural Exchange Festival (NON TIKET)

      Tanggal : 12-17 Oktober

      Lokasi : Gandaria Mall

      7. Culture Performance (UNDANGAN)

      Tanggal, waktu : 13 Oktober, 18.30-20.30 WIB

      Lokasi : Balai Kartini

      8. Promotion of AT&D Korea (Advanced Technology & Design Korea) (NON TIKET)

      Tanggal : 14-16 Oktober

      Lokasi : Pacific Place Shopping Mall, 1st floor

      9. Taekwondo Exhibition and Competition (NON TIKET)

      Tanggal, waktu : 15 Oktober, 09.00 – 17.00 WIB

      Lokasi : Tennis Court Senayan

      10. Badminton Friendship Competition (NON TIKET)

      Tanggal : 15-16 Oktober

      Lokasi : Gedung Basket Stadium

      11. Taste of Korea Food Festival (NON TIKET)

      Tanggal, waktu : 16-17 Oktober, 13.00 WIB

      Lokasi : Mal Gandaria City, Jakarta

      Korean Pottery Fair di Mal Gandaria City, Jakarta.

                     

                    Source : liputan 6

                    Leave a Reply

                    Fill in your details below or click an icon to log in:

                    WordPress.com Logo

                    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

                    Twitter picture

                    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

                    Facebook photo

                    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

                    Google+ photo

                    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

                    Connecting to %s