Proses Membatik

Proses Pembuatan Batik Tulis Tradisional Tuban

Batik Gedog Tulis Tradisonal (kain katun):

1. Kain katun

untuk kain yg dipilih kain katun supaya dapat dibatik.

2. Diputihkan, dicuci

3. Dijemur sampai kering

4. Dilengkreng/dipola

5. Isen-isen

6. Ditembok

7. Dicelup dengan warna dasar

8. Diangin-anginkan hingga kering

9. Isen-isen

10. Celup warna yang dikehendaki

11. Diangin-anginkan

12. Dilorot, untuk memisahkan malam

13. Diangin-anginkan hingga kering

Proses Batik Gedog Tulis Tradisional pada kain katun memerlukan waktu 3-4 hari kerja, dan apabila musim hujan, bisa memakan waktu lebih lama lagi.

Batik Gedog Tulis Tradisonal (kain tenun):

1. Benang Lawe, sebagai bahan baku

2. Benang direbus untuk menghilangkan lemak

3. Dijemur sampai kering

4. Dikanji dengan tepung jagung/tepung kanji

5. Disikat dengan sabut kelapa

6. Di dihani, untuk menentukan panjang dan lebar kain

7. Memasukkan benang dalam sisir ; dimasukkan dalam teropong, digulung dipalet/pemaletan

8. Ditenun

9. Kain Lawon

10. Diputihkan, dicuci

11. Dijemur sampai kering

12. Dilengkreng/dipola

13. Isen-isen

14. Ditembok

15. Dicelup, dengan warna dasar

16. Diangin-anginkan hingga kering

17. Isen-isen

18. Celup warna yang dikehendaki

19. Diangin-anginkan

20. Dilorot, untuk memisahkan malam

21. Diangin-anginkan hingga kering

Proses Batik Gedog Tulis Tradisional pada kain tenun memerlukan waktu 14-18 hari kerja, dan apabila musim hujan, bisa memakan waktu lebih lama lagi.

Jenis Batik Gedog

Keistimewaan batik gedog, bukan hanya proses pembuatannya, tetapi juga motifnya seperti ganggeng, kembang randu, kembang waluh, cuken, melati selangsang, satriyan, kijing miring, likasan kothong, guntingan, panjiori, kenongo uleren, panji krentil, panji serong, dan panji konang. Tiga motif batik terakhir dahulu kala konon hanya dipakai pangeran. Batik motif panji krentil berwarna nila justru diyakini bisa menyembuhkan penyakit.

Potensi daerah penghasil Batik Gedog

Pada awalnya batik tulis tradisional ini hanya dikenal didalam suatu wilayah kecamatan bernama kerek, khusunya didesa Margirejo, desa Gaji, desa Kedongrejo dan desa Karanglo. Karena memang dikecamatan kerek inilah pertama kali orang mulai memintal benang dan menenun kain. Dalam perkembangannya desa-desa lain yang kemudian juga ikut menghasilkan batik tulis tradisional ini antara lain desa karang, desa prunggahan kulon kecamatan semanding dan desa Sumurgung kecamatan Tuban.

Kegiatan kerajinan batik tulis tradisional Tuban ini dikerjakan oleh suatu kelompok-kelompok kerja, biasa disebut unit usaha, yang beranggotakan beberapa orang pengrajin batik tulis.

Sumber : Dinas Perindustrian Perdagangan dan koperasi Kab. Tuban dan Kompas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s