Indonesia Fashion Week (IFW) 2013, 14 – 17 Februari 2013

DSC08344

Alhamdulillah tahun ini saya berkesempatan (lagi) untuk menghadiri event terbesar di Indonesia yaitu Indonesia Fashion Week 2013 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Centre berlangsung tanggal 14 – 17 Februari 2013.

Wuii… rasanya saya excited banget loh … sejak dari 1 bulan lalu sudah saya reminder di gadget saya bahwa tanggal tersebut harus saya persiapkan dari jauh-hari. Pasalnya, saya salah satu penggemar fashion, jadi hukum wajib bagi saya untuk menghadiri event besar seperti ini, sebagai pengamat fashion ^^

Kali ini saya mendapat undangan untuk 4 hari penuh di masing-masing eventnya. Kebetulan saya mendapat undangan dari para designer dari temanku. Dan kebetulan juga teman saya mendapat kesempatan untuk fashion show di acara ini.

Undangan yang saya dapatkan sebagai berikut :

Event pertama : theme Urban Senja : Ready to Wear Deluxe Collection Fall/Winter 2013 by Hengki Kawilarang

Event ini berlangsung pada pukul 03.30 – 04.30 pm. Wahhh lagi-lagi saya telat 30 menit. Tapi, beruntunglah saya karena acara diadakan pukul 04.00 pm.

Event kedua : theme Menation : fashion by Addy Van Den Krommenacker Netherlands), Deden Siswanto fr Pinot Nor, Oka Diputra, 3D by Tri Handoko and Dave Hendrik Continue reading

ADIKRIYA INDONESIA “Gelar Karya Ekonomi Kreatif Nusantara”, 7 – 11 Maret 2012

March 7-11,2012 at JCC Senayan.

ADIKRIYA INDONESIA “Gelar Karya Ekonomi Kreatif Nusantara”

Debindo Mitra Dyantama kembali menggelar pameran kerajinan berkualitas
Adikriya Indonesia, Pameran Terlengkap Produk Kerajinan, Perhiasan & Fesyen Nusantara. Adikriya Indonesia menampilkan berbagai produk unggulan kerajinan dari seluruh Indonesia seperti batik klasik dan kontemporer, tenun dan ikat modern, perhiasan dan aneka kuliner Nusantara.

Adikriya Indonesia akan berlangsung selama lima hari mulai tanggal 7 Maret
sampai dengan 11 Maret 2012 di Hall A – Jakarta Convention Center.

Agenda:
Rabu, 7 Maret 2012
Talkshow: The Secret of Excellent Beauty
by dr. Mieristika Rooselani – DuraSkin Care
Workshop: Menghias T-Shirt dengan Bahan Flannel

Continue reading

Pagelaran ADIWASTRA NUSANTARA,JCC 15 – 19 Feb 2012

Adiswastra Nusantara (AWN)

adalah pameran kain unggulan Nusantara yang diadakan tahunan. tahun pertama diadakan yaitu tahun 2008.

dalam pameran batik ini akan dipamerkan berbagai kain nusantara, seperti jumputan, songket, kain batik, ikat, lurik, sasirangan dengan corak dan design terbaru serta pilihan yang lengkap dan bermutu tinggi.

kain-kain batik, ikat, lurik, songket, jumputan, sasirangan dengan corak dan desain terbaru dengan pilihan yang lengkap dan bermutu tinggi. AWN merupakan surga belanja bagi para pecinta dan pengguna kain adati nusantara.

Pameran kain nusantara ini berlangsung di JCC tanggal 15 Feb 2012 – 19 Feb 2012.

jangan lewatkan acara ini, khususnya untuk para pecinta dan pengguna kain adati Nusantara 🙂

Jakarta Batik Carnival 2012, 5 – 6 Mei 2012

Batik sudah menjadi warisan budaya bangsa Indonesia.  Jaman dulu daun lontar adalah sebagai medianya membatik. Warisan budaya bangsa ini sudah diresmikan oleh UNESCO sebagai warisan tingkat dunia pada 2 Oktober 2009.

Kini, batik bukan lagi menjadi pakaian resmi yang hanya dipakai di acara formal saja. Tapi sudah menjadi ‘lifestyle’, fashion, dan taraf hidup seseorang. Coba, kita lihat, kalau ada pertemuan dan pameran-pameran, kebanyakan orang pasti memakai batik 🙂

Masyarakat Kampung Batik Palbatu dengan bangga akan menggelar Jakarta BatikCarnival 2012 (JBS) pada sabtu dan Minggu tanggal 5-6 Mei 2012.

JBC ini apa sih?

JBC ini adalah suatu bentuk gelaran yang mengekplor potensi baik menjadi suatu tampilan yang menarik dan dirancang sedemikian rupa dengan kemasan suatu event karnaval massal. Erat hubungannya dengan pencitraan batik.

Kenapa harus masyarakat Kampung Batik Palbatu sih?

Karena kampung Batik Palbatu erat dan identik dengan sentra pengrajin batik betawi dan tujuan alternatif belanja wisata batik, diharapkan mampu menjadi daya dukung dalam pemberdayaan masyarakat serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi rakyat. Dengan mengundang pengunjung berbelanja wastra (kain di gerai-gerai batik) yang didukung oleh para pengrajin dan pengusaha batik dan semua masyarakat, khususnya dalam mengangkat batik, tidak hanya berupa selembar kain yang diwarnai dengan lilin, warna dan bentuk semata, tapi nilai budaya dan filosofi yang terkandung di dalamnya J

Biasanya acara seperti menjadi ajang hiburan untuk karyawan dan pebisnis yang beraktivtas disana. Bisa sebagai ajang pangsa pasar juga, sebagai salah satu wisata belanja batik juga. Mengusung segmentasi kelas menengah keatas ditambah lagi yaitu harga yang ditawarkan mampu bersaing dengan yang lain.

Selain ada acara pagelaran kain batik, (gelar batik Nusantara), dan pembelajaran kepada generasi muda melalui lomba design motif betawi untuk menguji kreativitas para pelajar. Selain itu, aka nada sarasehan terhadap pelestarian dan pengembangan batik Betawi sekaligus juga ada fashion show (peragaan busana) bernuansa batik yang diikuti oleh para remaja. Diharapkan, dari acara ini, akan tumbuh rasa bangga dan makin cinta terhadap Batik Indonesia :), khususnya kepada para pelajar dan mahasiswa dalam rangka Hari Pendidikan Nasional 2012.

Naaah,….Bagi yang mau berwisata belanja batik, yang ngakunya batik lovers, dan buat yang ingin tau sejarah batik, jangan lewatkan acara penting tahunan seperti ini :)!

http://www.jakartabatikcarnival.com

World Batik Summit Kokohkan Batik di Pentas Dunia

Sejak pengukuhan UNESCO terhadap batik adalah warisan budaya Indonesia 2 Oktober 2010 lalu, sepertinya pekerjaan rumah kita untuk terus mengusung batik di pentas dunia tidak selesai sampai disitu.  SETELAH vakum 14 tahun, ajang terakhir, pengadaan acara tersebut diselenggarakan di Yogyakarta pada 1997 lalu dan dengan semangat membawa seni batik ke pentas dunia, World Batik Summit siap digelar di Jakarta, 28 September hingga 2 Oktober 2011, dengan tema “Global Home of Batik” sebagai sebuah pernyataan bahwa Indonesia adalah rumah asal penciptaan karya seni yang indah ini.

Kecintaan dan antusiasme masyarakat Indonesia terhadap batik sudah banyak diwujudkan dalam keragaman busana kantor, ataupun busana sehari-hari, sebagai pelestarian kain adati tersebut. Inilah saatnya tanggung jawab kita atas kelanjutan pengukuhan UNESCO yang telah memberikan kepercayaan kepada Indonesia atas pengakuan batik sebagai warisan budaya bangsa Indonesia.

World Batik Summit 2011 diperkirakan akan meningkatkan antusiasme batik internasional dan untuk mendukung pengrajin batik dan pecinta batik di seluruh dunia. Acaranya akan diikuti oleh 1.000 peserta dari Indonesia dan luar negeri. Mereka yang turut serta dalam pagelaran ini berasal dari berbagai latar belakang meliputi praktisi, akademisi, pemasaran, dan kritikus mode .

Continue reading

Filosofi Kain Batik..

Friday, 17 Juni 2011

Nah, sekarang perbedaannya sekilas tentang batik tulis, print dan cap ya.

jenis kain batik ada 3 :

1. Batik tulis

2. Batik cap

3. Batik print

berikut detailsnya 🙂

1.  Batik tulis

Udah pada tau kan, bahwa proses batik tulis yaitu proses membatik dan mengukir dengan lilin langsung di batik? Gambar pada batik tulis bisa dilihat dari kedua sisi kain nampak lebih rata tembus bolak balik. Setiap potongan gambar yang diulang pada lembar kain tidak akan sama. Waktu yang dibutuhkan utk membatik lebih lama. pengerjaan batik yang halus bisa memakan waktu 3 hingga 6 bulan lamanya. Itulah sebabnya, sebuah kain jarik batik tulis bisa bernilai sangat-sangat tinggi. Apalagi ditambah dengan design sebuah baju.

ini hasil rancanganku untuk batik tulis, disini

2.  Batik cap

Batik cap adalah suatu jenis batik yang sama-sama menggunakan lilin, hanya saja prosesnya berbeda. Yaitu dengan bantuan cetakan dari tembaga. Seperti gambar dibawah ini. Hasilnya pun tidak bisa 100% presisi (akurat) karena sama2 menggunakan tangan.

berikut peralatan untuk membatik cap dari tembaga : Continue reading

Membatik Yukk….

Friday, 17 Juni 2011

Siapa yang bilang membatik itu hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu saja? Pada dasarnya semua orang bisa membatik lho. Asalkan jika memang punya keinginan sungguh-sungguh untuk melakukannya. Gak percaya? Yukk kita buktikan

Kain batik yang indah dan menarik tentunya tidak lepas dari tangan-tangan pengrajin dalam membuat batik. Dalam hal itu, suatu pola motif indah yang dilakukan dengan tradisional dan alami akan membuat nilai suatu batik menjadi sangat tinggi dibandingkan dengan pembuatan batik menggunakan tehnik modern seperti, cap, printing, sablon, dan sebagainya.

Motif batik dibentuk dengan cairan menggunakan alat yang dinamakan canting. Canting digunakan pada kain batik yang mempunyai motif halus. Untuk motif kasar dan berukuran besar biasanya menggunakan kuas sehingga mempercepat dalam prosesnya. Fungsi cairan lilin supaya meresap ke dalam serat kain. Inilah yang dinamakan Batik Tulis. Proses pengerjaannya biasanya memakan waktu paling cepat 2 minggu sampai 1 bulan untuk menghasilkan 1 jarik batik cantik yang sempurna.

Canting untuk membatik

Lilin Panas

Selain itu, ada juga tehnik dengan mengecatkan langsung pewarna pada kain menggunakan kuas untuk membuat motif atau citra-citra tertentu. Bahkan, belakangan ini ada juga beberapa orang yang mencoba memperkenalkan cara membuat batik dengan cara menyemprotkan langsung ke tinta kain menggunakan alat yang disebut air brush. Biasanya motif yang dihasilkan adalah motif-motif pop dan kontemporer. Itu yang dinamakan Batik Print atau Cetak. Biasanya pengerjaannya juga hanya beberapa jam. Atau paling lama 1 hari dengan proses pengeringan.

Adalagi yang medianya sama menggunakan lilin, tapi prosesnya berbeda. Yaitu batik cap.  Batik cap menggunakan alat bantu cap dari tembaga atau besi yg diukir berdasarkan seni tertentu.Pengerjaan batik cap tak begitu teliti seperti batik tulis yg hrs detail,hasil batik dari setiap kain dua sisi tak pernah sama,waktunyan pun singkat dan bisa menghasilkan banyak batik,tapi kwalitasnya jauh berbeda dan harganya lebih murah.

untuk penjelasan perbedaannya di artikelku berikutnya ya 🙂

Semoga bermanfaat 🙂

Batik Jumputan | Batik Khas Blitar

Batik Jumputan ‘Blitar’

Haii fashionistaa…meet again with batik edition …:)

already in the know yet about batik jumputan? batik jumputan like what the heck is it?
1. Definition

What is Batik Jumputan it? Basically the same batik Jumputan basically similar to batik, namely handicraft painting over a piece of cloth. The difference is only a technique or medium alone. If the batik coloring using night / wax, if batik jumputan using raffia rope / rubber / yarn and small small pieces of bamboo tied to the fabric.

Jumputan batik has its own artistic value. Elegance of style and color is influenced by the skills of craftsmen. Results style and color that arise depending on the raw materials of cloth, how, creations and dyes are used. So no one if the value of one (1) piece of batik jumputan very high-value price, compared with other batik.

2. What raw materials?

The raw material used is woven from natural fibers, such as:  type of cotton, rayon or a mixture of cotton and rayon, or even by type of silk fabric. Because the fabric types are capable of absorbing dye and the cloth itself when used cool and more comfortable (to absorb sweat). Similarly, the dye used is easily available in the market generally. Example of this type of reactive dyes, dye vessel, director, naptol or pigments or can be by natural substances (tuber turmeric, mangosteen rind, flowers at four and others).

3. How to process?

Continue reading

Kain Adati | Kain Nusantara

Kain Adati



elum setenar kain batik di Nusantara ini. Tapi kain adati ini masih langka dimana-mana. Para designer sudah mulai ‘melek’ dengan trend baru.t

Apa sih kain adati itu?
Kain adati adalah perpaduan cantik antara batik dan tenun. Meskipun begitu, serbuan kain adati peminatnya tak pernah sepi.
Hmmm, seperti apa ya contohnya? Dan bagaimana peluang bisnis ini sekarang?
Yukk kita ulas sama2 disini.

Pengembangan secara konsisten
Segala olahan tenun & batik sepertinya sudah tersedia di pasaran. Pengolahan yang banyak dilakukan berupa pengembangan motif dan warna menjadi lebih modern maupun penggunaan bahan baku yang lebih nyaman dipakai sehari-hari seperti benang tenun yang lebih tipis sehingga lebih ringan & lentur.

Sebut saja designer Lenny Agustin, salah satu pemain ‘kain adati’ yang berlabel Lennor menyatakan, “Selain dari segi design yang harus up to date sesuai perkembangan tren, tak bisa diabaikan pula pengembangan dari segi motif & warna. Karena konsumen tetap memprioritaskan motifnya. Walaupun designnya menarik tapi motifnya tidak disukai konsumen tidak jadi membeli. Tapi sebaliknya, walaupun designnya masih kurang pas tapi tertarik pd motifnya, mereka cenderung tetap membeli.”
Jadi permainan motif tetap diutamakan. tapi jangan dilupakan juga dari segi warna.

Selain dijadikan sebagai bahan utama, kain tradisional tsb juga dapat dimanfaatkan hanya sebagai aksen saja yang dipadukan dengan material lain. Seperti bahan denim yang diaplikasikan ornamen dari kain adati tsb. Strategi itu yang saya terapkan juga untuk koleksi batik-batik saya supaya produk saya memiliki keunikan tersendiri. Sekaligus menyiasati untuk menekan ongkos produksi karena dari selembar kain tenun yang terbilang mahal bisa menghasilkan beberapa busana. Hemat & unik kan? 🙂